BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar belakang
Suhu lingkungan menentukan
suhu bagi hewan poikiloterm. Bahkan suhu menjadi fator pembatas bagi kebanyahan
makhluk hidup. Suhu tubuh menentukan kerja enzim-enzim yang membantu
metabolisme di dalam tubuh. Karena itu dari sudut pandang ekologi, kepentingan
suhu lingkungan bagi hewan-hewan eksoterm iak hanya berkaitan dengan
akifitasnya saja tetapi juga mengenai pengaruhnya terhadap laju perkembangannya
(Dharmawan, tt).
Avertebrata pada umumnya tidak
mampu mengatur suhu tubuhnya, sehingga suhu tubuhnya sangat tergantung kepada
lingkungannya. Pada vertebrata mekanisme pengaturan suhu tubuh (termoregulasi)
berjalan dengan baik. Suhu tubuh diatur dengan cara menyeimbangkan antara
produksi panas dengan kehilangan panas. Terkecuali reptilia, amfibia (katak)
dan ikan, mekanisme termoregulasi tidak berkembang. Binatang ini disebut
binatang berdarah dingin (poikioterm) oleh karena itu suhu badan berubah-ubah
sesuai perubahan suhu lingkungan (dalam kisaran tertentu). Dengan demikian kelompok
hewan poikioterm bersifat conformer.
BACA SELENGKAPNYA KLIK http://adf.ly/Pd4LN
BACA SELENGKAPNYA KLIK http://adf.ly/Pd4LN


